Harga Meizu Pro 7 Plus dan Review Lengkapnya

Harga Meizu Pro 7 Plus - Akhirnya, Meizu Pro 7 Plus yang sangat saya tunggu-tunggu datang juga. Saya sudah menggunakannya sekitar seminggu, dan inilah waktunya untuk berbagi pengalaman saya saat menggunakannya. Berikut arhutek.blogspot.com mereview Meizu Pro 7 Plus dan harga pasarannya.

Review Meizu Pro 7 Plus

Desain Meizu Pro 7 Plus
Meizu Pro 7 Plus adalah smartphone atau hp pintar termewah dari Meizu untuk saat ini.

Kemewahannya terpancar baik dari unitnya itu sendiri ataupun packagingnya.

Disini kita bisa melihat kalau kotak penjualannya juga sangat solid dan mewah.

Begitupun dengan unitnya, Meizu Pro 7 Plus termasuk hp yang cukup bongsor, dengan layar Super AMOLED 5.7 inci.

Kalau dibandingkan dengan iPhone 7 Plus yang berlayar 5.5, dimensinya kurang lebih sama.

Layar miliki Meizu Pro 7 Plus hadir dengan bezel kiri dan kanan yang sangat tipis.

Tapi masih memiliki jidat dan dagu yang tebal.

Bagian dagunya terisi tombol fisik yang disebut mTouch.

Seperti biasa tombol ini bisa ditekan untuk fungsi tombol home, atau disentuh untuk fungsi tombol back.

Meizu juga mengintegrasikannya dengan sensor fingerprint yang harus benar-benar ditekan jika ingin membuka lockscreen saat layar dalam kondisi mati.

Beralih kebagian belakang, kita bakal merasakan bodinya yang licin, terbuat dari metal.

Nah, bagian ini terlihat sangat menarik karena memuat layar sekunder berukuran 2 inci.

Layar ini ditempatkan satu frame dengan dual kamera dan dual flash.

Meizu merancang layar sekunder pada Meizu Pro 7 Plus dengan panel AMOLED beresolusi 526x240pixels.

Karenanya kita bisa menggunakan layar ini untuk beberapa hal, mulai dari penunjuk waktu, notifikasi, hingga viewfinder untuk berselfie dengan kamera belakangnya.

Jika tidak digunakan, layar sekundernya akan mati dengan sendirinya guna menghemat baterai.

Untuk mengaktifkannya bisa dengan menyentuhnya dua kali, atau akan menyala sendiri jika kita membaliknya.

Harga Meizu Pro 7 Plus dan Review Lengkapnya


Software Meizu Pro 7 Plus
Sebagai hp terbaru Meizu, Pro 7 Plus dibekali UI Flyme 6.1.2 berbasis Android 7.0 Nougat.

UI ini masih sama seperti versi-versi sebelumnya, smooth dan minimalis.

Sebenarnya tidak banyak kostumisasi yang bisa kita lakukan.

Icon-icon aplikasi yang terinstall ditempatkan di halaman homescreen karena tidak memiliki appdrawer.

Tapi kita bisa mempercantik tampilannya dengan mengubah tema.

Atau jika menggunakan hp ini adalah anak-anak atau orang tua, Meizu menyediakan Easy Mode untuk memudahkan pengoperasian.

Meizu juga menyematkan aplikasi security untuk mengoptimalkan kinerja hp ataupun mengamankannya dari serangan virus.

Kalau Anda tidak terbiasa menggunakan hp Meizu, mungkin bakal bingung bagaimana mengakses recent apps.

Karena tidak punya tombol menu, maka mengakses recent apps bisa dengan cara menyapu bagian dagu ke atas.

Karena sudah menggunakan Android versi 7, maka Meizu Pro 7 Plus juga sudah mendukung fitur multiscreen.

Caranya, dengan membuka recent apps, lalu pilih tab yang diinginkan, geser ke bawah, lalu pilih satu aplikasi lainnya yang ingin dijalankan bersamaan.

Nah menariknya Meizu juga menyediakan fitur secret, dimana tampilan tab jadi tidak terlihat karena blur.

Hardware Meizu Pro 7 Plus
Berbeda dari Pro 7 yang di otaki Helio P25, Meizu Pro 7 Plus dibekali Helio X30, yaitu chipset tertinggi dari Mediatek.

Benar, ini adalah hp dengan chipset Helio X30 pertama yang saya coba.

Di dalamnya terdapat 10 inti core dengan komposisi 2core cortex-a73 2.6GHz, 4core cortex-a35 1.9GHz, dan 4core cortex-a93 2.2GHz.

Helio X30 juga terintegrasi dengan GPU Power VR 7XTP untuk mengolah grafis.

Kerja chipset ini dibantu RAM besar, 6GB.

Menyandang predikat chipset tertinggi dari Mediatek, Helio X30 memang menawarkan performa lebih cepat sekitar 30 persen dibanding Helio X20.

Konsumsi dayanyapun diklaim lebih hemat, hingga 50 persen.

Namun kalau Anda menyangka Helio X30 adalah tandingan Snapdragon 835, Anda salah.

Berdasarkan Benchmark AnTuTu, Helio X30 bisa dibilang Snapdragon 821 dengan skor CPU 30ribuan.

Namun performa grafisnya masih tertinggal dari Adreno 530 dengan selisih skor 10ribu poin.

Tapi jika kita pakai untuk bermain game berat, sebenarnya performanya masih memuaskan.

Kalaupun ada game yang kadang tersendat, saya rasa itu karena resolusi layarnya yang sudah quadHD.

Jadi, lebih berat merender grafis.

Bicara soal layar, khususnya untuk menonton video, panel Super AMOLED sukses memberikan tampilan yang asik dimata.

Lalu, soal suara saya sangat mengapresiasi speaker Meizu Pro 7 Plus.

Meski mono, speaker ini terdengar kencang, bersih dan terasa menyebar.

Hanya saja penempatannya kurang strategis karena sangat mungkin tertutup telapak tangan saat menggunakannya secara landscape.

Punya perfoma yang lumayan, bagaimana dengan ketahanan baterainya?

Meizu Pro 7 Plus dibekali dengan baterai 3500 mAh yang mendukung fast charging mCharge 3.0.

Baterai ini bisa terisi 60 persen dalam 1 jam, dan terisi 100 persen dalam 1,5 jam.

Untuk pemakaian harian, sering internetan tapi jarang nge-game, screen on time yang dihasilkan berkisar 5 jam.

Dan saat bermain game, bodi hp terasa cepat hangat.

Kamera Meizu Pro 7 Plus
Sektor fotografi Meizu Pro 7 Plus terasa sangat menjanjikan.

Dibelakang terdapat dua kamera 12 megapixel f/2.0.

Kamera yang kanan memiliki lensa monochrome, sedangkan yang kiri adalah lensa RGB.

Sekilas konfigurasi ini mirip seperti dual kamera pada flagship Huawei.

Kemampuan kameranya memang tidak bisa dianggap remeh.

Hasil jepretannya optimal di luar ruangan ataupun di dalam ruangan dengan detail taja, minim noise, serta warna yang sama seperti apa yang dilihat mata.

Jika ingin memotret dengan mode manual, ada pengaturan ISO hingga 1600, dan shutter speed mulai 1/500 detik hingga 20 detik.

Dengan konfigurasi dual kamera, Meizu Pro 7 Plus tentunya juga menawarkan mode dual lensa dengan efek blur.

Sejauh yang saya coba, efek blur yang dihasilkan baru telihat rapih jika objek tidak terlalu rumit.

Namun jika bertemu dengan objek yang bentuknya rumit, maka efek blur jadi berantakan.

Ini berarti mode bokeh yang ditawarkan tidak bisa digunakan di segala kondisi.

Karena akan sangat tergantung dari objek yang ditangkap.

Oya, pada mode dual lensa ini kita tidak bisa mengatur aperture atau tingkat blur pada foto.

Namun setelah menjepret foto, Meizu memberikan opsi untuk mengatur titik fokus objek.

Beralih ke depan, ada kamera selfie 16 megapixel dilengkapi beautify yang cukup lengkap.

Hasil jepretan selfienya sudah memenuhi ekspektasi saya saat cahaya mencukupi.

Namun jika cahaya kurang, detail juga akan berkurang.

Harga Meizu Pro 7 Plus

Rp 6.5 juta, cek harga hp Meizu terbaru lainnya

Spesifikasi Meizu Pro 7 Plus

- GSM/LTE, DUAL SIM
- Tebal 7.3mm, berat 170gram
- Layar utama super AMOLED 5.7 inci, 1440x2560pixel, 518ppi
- Layar sekunder AMOLED 2 inci, 240x536 pixels
- Deca-core Helio X30
- PowerVR 7XTP
- RAM 6GB
- Internal storage 64/128GB, tanpa slot microSD
- Android Nougat 7.0, UI Flyme 6.1.2
- Kamera belakang dual 12 MP
- Kamera depan 16 MP
- Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass
- Baterai tanpa lepas li-ion 3500 mAh, fast charging
- Black, gold, silver