Harga ASUS Zenfone Max Pro M1 dan Review Lengkapnya

Harga ASUS Zenfone Max Pro M1 - ASUS, kenapa tidak dari dulu buat hp Zenfone seperti ini? Kenapa baru sekarang? Kalau buatnya dari dulu, pastinya produk ASUS bakal punya lebih banyak fans :)

Review ASUS Zenfone Max Pro M1

Desain ASUS Zenfone Max Pro M1
Zenfone Max Pro M1 memiliki bahasa desain yang khas.

Di bagian belakangnya, sangat terlihat kalau ini adalah hp pintar atau smartphone ASUS.

Meski banderol hp ASUS ini miring, namun bagusnya bodinya menggunakan bahan metal.

Terdapat pilihan warna abu dan hitam.

Namun untuk varian warna hitam, seperti yang saya review ini gampang kotor terkena keringat.

Di luar masalah itu, bodinya terasa mantap.

Tidak ketebalan, tapi tidak terlalu tipis juga.

Ditambah dari segi estetika juga enak dipandang.

Sementara untuk frame modul kamera belakangnya sedikit kekecilan, jadi sedikit kebanting dengan bodinya yang besar.

Namun ini bukanlah masalah besar, terlebih untuk desain kameranya dibuat datar, tidak menonjol keluar.

Di bagian belakang bodinya juga terdapat sensor fingerprint berbentuk bulat tidak terlalu besar.

Kecepatan sensor ini biasa-biasa saja, bahkan kalah cepat dibanding sensor fingeprint milik berbagai hp Oppo.

Beralih ke bagian depan, Anda bakal dimanjakan oleh layar 6 inci 2.5D dengan ratio 18:9.

Sayangnya layar ini tidak dilindungi Gorilla Glass, supaya aman bisa menggunakan lapisan screen guard.

Sementara untuk berbagai tombol fisiknya nyaman dipakai dengan posisi yang sesuai, jadi tidak ada keluhan sama sekali.

Lanjut urusan interface, hp Zenfone terbaru ini masih setia dengan menyediakan port microUSB dan port jack audio 3.5 mm di bagian bawah.

LED notifikasi dan slot microSD dedicated juga tersedia.

Harga ASUS Zenfone Max Pro M1 dan Review Lengkapnya

Software ASUS Zenfone Max Pro M1
Yang membuat hp Zenfone Max Pro M1 beda dari hp Zenfone series lainnya adalah dibagian OS-nya.

Tidak seperti biasanya, hp ASUS terbaru ini menggunakan Android murni, tidak lagi dengan tambahan ZenUI.

Mengusung Android terbaru versi 8.1, Zenfone Max Pro M1 juga hadir tanpa bloatware-bloatware yang mengganggu.

Dan dikarenakan ini adalah Android murni, Anda juga harus terima keadaan kalau tampilannya bakal biasa-biasa saja, termasuk berbagai fitur-fitur tambahannya.

Tapi bukan masalah besar, pasalnya salah satu fitur yang sangat berguna yakni double tap-to-wake dan sleep ternyata ada.

Hardware ASUS Zenfone Max Pro M1
Yang paling diunggulkan dari jeroan ASUS Zenfone Max Pro M1 adalah prosesornya, yakni Snapdragon 636.

Tapi dengan julukan "Limitless Gaming" itu pantas?

Kalau Anda lihat dari teknologi, Snapdragon 635 ini memang punya DNA chipset flagship.

Core yang digunakan adalah Kryo, yang juga digunakan Snapdragon 800 series.

Singkatnya Snapdragon 636 punya performa 40 persen lebih kencang dari Snapdragon 625.

GPUnya Android 509 juga lumayan kencang.

Skor AnTuTu benchmark yang didapatkan mencapai 114ribu poin, yang merupakan skor untuk CPU dan GPU-nya.

Dengan skor tersebut, Zenfone Max Pro M1 mampu menjalankan berbagai game berat, seperti PlayerUnknownw's Battlegrouds di grafis high resolusi HD.

Hanya saja tidak 100 persen halus.

Sementara untuk game berat lainnya, seperti Shadowgun Legends bisa dapat 60fpps selama grafisnya low.

Jika di atur ke medium ke atas, hanya bisa didapati hingga 30fps saja.

Sedangkan pas jalanin game dengan grafis bagus lainnya seperti DC Unchained, game berjalan super smooth tanpa kendala.

Perlu diketahui, gadget canggih ASUS yang saya review ini versi 3/32, namun jika terasa tanggung Anda bisa memilh versi 4/64.

Beralih ke sektor layarnya, Zenfone Max Pro M1 juga punya brightness tinggi serta dapat menampilkan warna dengan tajam.

Tapi ada satu keluhan, yakni karakter yang glossy membuat layarnya sedikit memantul saat pemakaian di luar ruangan.

Selain prosesor, baterai ASUS Zenfone Max Pro M1 juga adalah hal yang paling diunggulkan di smartphone ini.

Dengan kapasitas 5000 mAh, membuatnya bisa tahan 11,5 jam.

Sementara dalam penggunaan harian, Screen-on-time nya bisa dapat 7 sampai 8 jam.

Nah sebelumnya beredar info kalau ASUS Zenfone Max Pro M1 tidak punya sensor gyroscope.

Memang benar beberapa unit sample untuk review ternyata tanpa gyroscope.

Tapi ASUS sendiri sudah konfirmasi kalau seluruh unit retail yang dijual bakal punya gyroscope.

Kamera ASUS Zenfone Max Pro M1
Tidak cuma sistem operasinya yang tidak menggunakan ZenUI, aplikasi kamera Zenfone Max Pro M1 juga tidak menggunakan PixelMaster ataupun Google Camera.

Jadi aplikasi yang digunakannya adalah Snapdragon Camera.

Untuk mengakses mode-mode yang disediakan, Anda tinggal pencet kotak bertuliskan AUTO.

Dan ternyata tidak ada mode manual atau pro.

Sebenarnya sih ada pilihan pengaturan, namun sangat terbatas.

Saat menggunakan kameranya, saya merasa kurang nyaman waktu membidik objek, karena gerakannya terasa sedikit lag.

Untungnya shutter speed-nya lumayan cepat.

Untuk Zenfone Max Pro yang dijual di Indonesia, konfigurasi kamera belakang yaitu 13 megapixel f/2.2, dan 5 megapixel buat motret bokeh.

Pas pakai mode bokeh atau depth effect, enaknya Anda tidak perlu mundur-munur karena kamera sekundernya bukan telephoto.

Supaya hasilnya lebih bagus, saya sarankan tangan Anda harus benar-benar stabil saat memotret di dalam ruangan dengan cahaya kurang banyak.

Tapi beda cerita kalau banyak cahaya, hasil jepretannya bakal terlihat lebih bagus.

Begitu juga dengan hasil foto bokehnya, buat saya pribadi hasilnya lebih ok ketimbang Zenfone Zoom S.

Dan ternyata mode depth effect ini juga ada di kamera depannya.

Padahal untuk kamera depannya sendiri, cuma ada satu kamera 8 megapixel, ditambah LED flash.

Hasil jepretan selfienya so far so good, selama ada cahaya cukup.

Harga ASUS Zenfone Max Pro M1

Rp 2,2 juta, cek harga hp ASUS terbaru

Spesifikasi ASUS Zenfone Max Pro M1 

- DUAL SIM
- GSM/LTE
- Tebal 8.5 mm; berat 180gram
- Depan kaca, bodi aluminium
- IPS LCD 5.99 inci; 1080x2160p; 18:9
- Octa-core 1.8 GHz Kryo 260 Snapdragon 636
- Adreno 509
- Android 8.1 (Oreo)
- 64 GB, 4 GB RAM atau 32 GB, 3 GB RAM
- Kamera belakang 13 megapixel + 5 megapixel
- Kamera depan 8 megapixel
- Wifi
- Bluetooth
- GPS
- microUSB 2.0
- Fingerprint sensor
- Baterai non-removable Li-Po 5000 mAh + fast charging
- Black, Gray